CARA MENGATASI REAKSI TUBUH PADA SAAT PUASA

CARA MENGATASI REAKSI TUBUH PADA SAAT PUASA

CARA MENGATASI REAKSI TUBUH PADA SAAT PUASA | Agar tubuh tetap bugar dan fit saat menjalankan ibadah puasa ramadhan | bagaimana cara mengatasi lemas / letih / loyo saat berpuasa ramadhan | tips mengatasi lemah letih lesu dan pusing saat sedang berpuasa | cara menghindari dan mengatasi sembelit ketika sedang berpuasa wajib | bagaimanakah solusi untuk Lesu, Tekanan darah rendah saat berpuasa | tips jitu untuk Sakit Kepala / Tekanan Darah Rendah / Kejang Otot ketika menjalankan ibadah puasa. cara menghilangkan Tukak Lambung, Kembung / Gangguan Kolesterol / Nyeri Tulang Belakang / Napas Bau – Sariawan – Flu – Diare – Nyeri Otot – Mual –  Gangguan Emosi  – Penyakit Kulit – Nyeri Lambung saat puasa sering buang angin

Ditulis Oleh : Fety Khosianah (Dosen dan Pemerhati Kesehatan)

PENGANTAR:

Artikel ini adalah lanjutan dari tulisan bu Andang Gunawan yang berjudul, “Sudah Benarkah Puasa Kita?” yang berisi tentang perubahan-perubahan selama puasa dan bagaimana cara mengatasinya. Semoga bermanfaat.

Artikel sebelumnya : SUDAH BENARKAH PUASA KITA? (Ditulis oleh Bu Andang W Gunawan, Oktober 2003)

CARA MENGATASI REAKSI TUBUH PADA PUASA 

Pada saat gejala tidak nyaman muncul (biasanya pada hari ketiga atau keempat), sebaiknya tidak minum obat apa pun kecuali obat yang disarankan dokter pada pasien dengan penyakit serius seperti gangguan jantung, ginjal, diabetes. Keluhan ringan seperti gatal-gatal, pusing, mual, diare ringan, atau kembung cukup diatasi dengan istirahat dan sering minum selama periode buka puasa.

Jika keluhan berlanjut lebih dari dua hari, sebaiknya hentikan puasa dan periksakan kesehatan Anda pada dokter, karena kemungkinan ada gangguan serius dalam tubuh.

CARA MENGATASI REAKSI TUBUH PADA SAAT PUASA – PROBLEM YANG TERJADI SELAMA PUASA

1. a) Keluhan :  Sembelit

    b) Penyebab :  Berlebihan makanan olahan, kurang sayuran dan buah.

     c) Penanggulangan :  Hindari makanan olahan berlebihan, banyak minum, banyak makanan alami dan berserat.

 

2. a) Keluhan :  Sering Buang Angin

     b) Penyebab :  Berlebihan makanan olahan dan gorengan, soda, kacang-kacangan.

     c) Penanggulangan :  Tidak makan berlebihan; Banyak minum termasuk jus buah (sebaiknya jus buah segar, bukan jus buah prosesan); Minum dan makan harus perlahan-lahan; Hindari gorengan dan santan.

 

3. a) Keluhan :  Lesu, Tekanan darah rendah

  b) Penyebab :  Kurang minum, buah, sayuran.

c) Penanggulangan :  Banyak makan buah dan sayur segar. 

 

4. a) Keluhan :  Sakit Kepala

  b) Penyebab :  Kafein dan nikotin, kurang istirahat, kurang tidur.

  c) Penanggulangan :  Kurangi rokok dan kopi, banyak makan buah dan sayuran. 

 

 5. a) Keluhan :  Tekanan Darah Rendah

  b) Penyebab :  Berlebihan mengkonsumsi makanan manis (gula dan karbohidrat yang diproses), makan kekenyangan.

  c) Penanggulangan :  Dahulukan makan buah waktu sahur dan buka puasa. Hindari karbohidrat yang diproses seperti roti, cake, donat.

 

6. a) Keluhan : Kejang Otot

  b) Penyebab : Kurang kalsium, magnesium, kalium.

  c) Penanggulangan : Banyak makan buah dan sayuran. Hanya mineral dari tumbuh-tumbuhan yang  bisa dimanfaatkan oleh jaringan tubuh kita.   Pasien penyakit ginjal: hindari daging merah dan gorengan.

 

7. a) Keluhan : Tukak Lambung, Kembung

  b) Penyebab : Kebanyakan makanan berlemak, gorengan, kopi, makan terburu-buru. 

  c) Penanggulangan : Perbaiki pola makan dan cara makan.

 

8. a) Keluhan : Gangguan Kolesterol

  b) Penyebab : Kebanyakan lemak, gorengan, makan terburu-buru, kurang sayuran dan buah.

  c) Penanggulangan : Hindari lemak, gorengan, banyak makan buah dan sayuran.

CARA MENGATASI REAKSI TUBUH PADA SAAT PUASA
CARA MENGATASI REAKSI TUBUH PADA SAAT PUASA

REAKSI TUBUH TERHADAP PUASA CARA MENGATASI REAKSI TUBUH PADA SAAT PUASA

 

 1.     REAKSI TUBUH TERHADAP PUASA

 

 

  a) Reaksi : Nyeri Tulang Belakang

  b) Penyebab : Akumulasi toksin (racun) pada pembuluh darah usus besar dekat saraf-saraf tulang belakang bagian bawah 

  c) Tip Lain : – Senam punggung

                               – Kolonhidroterapi

 

2.     REAKSI TUBUH TERHADAP PUASA

 

a) Reaksi : Napas Bau

b) Penyebab : Toksin (racun)  keluar melalui paru-paru.

  c) Tip Lain : – Sikat lidah dengan sikat gigi.  

  – Kunyah daun peterseli 

 

3.     REAKSI TUBUH TERHADAP PUASA

 

a) Reaksi : Sariawan

  b) Penyebab : Akumulasi toksin (racun) di mulut meningkatkan jumlah bakteri penyakit yang hidup diantara gigi sehari-hari.

  c) Tip Lain : – Kumur air garam 3-5 kali

  – Olesi luka dengan minyak tea tree atau vitamin E. 

 

4.     REAKSI TUBUH TERHADAP PUASA

  a) Reaksi : Flu

  b) Penyebab : Akumulasi mukus (lendir) dan toksin (racun) dalam darah melemahkan system kekebalan tubuh.

  Setelah bebas mukus, tubuh lebih tahan terhadap virus

  c) Tip Lain : Jangan hentikan puasa agar mukus habis. Kurangi cairan, ganti dengan air jeruk nipis.

 

5.     REAKSI TUBUH TERHADAP PUASA

 

a) Reaksi : Pusing/Black Out

  b) Penyebab : Tekanan darah turun untuk menghemat energi.

c) Tip Lain : –Jangan berdiri tiba-tiba dari posisi tidur atau duduk.

   – Jangan lama di bawah terik matahari.

 

6.     REAKSI TUBUH TERHADAP PUASA

 

a) Reaksi : Diare

  b) Penyebab : Efek pencahar dari buah-buahan. Bentuk feses seperti diare, tapi mulas tidak sesering dan tidak sakit seperti diare.

  Umumnya hanya berlangsung setengah hari.

  c) Tip Lain : – Kolonhidroterapi

  – Kurangi jus buah, ganti dengan buah utuh saja.

  – Kombinasikan dengan sayuran dan makanan tinggi serat lain.

 

7.     REAKSI TUBUH TERHADAP PUASA

 

a) Reaksi : Sakit Kepala

  b) Penyebab : Toksin (racun) menyebabkan otot leher dan pundak tegang, menghambat aliran darah dan oksigen ke otak.

  c) Tip Lain : Terapi pijat pada leher dan pundak oleh ahlinya.

 

8.     REAKSI TUBUH TERHADAP PUASA

 

a) Reaksi : Nyeri Otot

  b) Penyebab : Iritasi toksi (racun) pada otot dapat menyebabkan ketegangan dan peradangan. Sering terjadi pada kaki karena akumulasi

  toksin berpusat di kaki.

  c) Tip Lain : – Refleksologi

  – Rendam air hangat

  – Senam peregangan (stretching)

 

9. REAKSI TUBUH TERHADAP PUASA

 

  a) Reaksi : Mual                         

  b) Penyebab : Cairan empedu masuk ke lambung akibat pengeluaran racun oleh kelenjar limfa terlalu cepat.

  c) Tip Lain :  Minum air atau jus wortel agar cairan empedu lebih encer dan toksin cepat keluar.

 

10. REAKSI TUBUH TERHADAP PUASA

 

a) Reaksi : Gangguan Emosi 

  b) Penyebab : Pengeluaran toksin merangsang saraf-saraf otak yang sudah terganggu.

  c) Tip Lain : – Senam tai chi, chi kung, atau yoga.

  – Meditasi/ otohipnosis dengan zikir.

  – Makan ½ buah alpukat setelah buka puasa (tanpa gula atau tanpa susu kental manis).

 

11. REAKSI TUBUH TERHADAP PUASA

 

a) Reaksi : Penyakit Kulit

  b) Penyebab : Toksin keluar bersama lemak busuk, menyebabkan reaksi yang timbul akan serupa

  c) Tip Lain : – Jika timbul bisul atau jerawat, biarkan kering dan sembuh sendiri.

  – Rajin bersihkan wajah, juga sikat dan spons make up.

 

 12. REAKSI TUBUH TERHADAP PUASA

 

 

a) Reaksi : Keletihan

  b) Penyebab : Letih adalah gejala normal pada puasa.

  c) Tip Lain : Minum jus buah/sayur yang manis seperti melon dan wortel.

 

13. REAKSI TUBUH TERHADAP PUASA

 

  a) Reaksi : Hipoglikemia (Gula Darah Turun Secara Drastis) 

  b) Penyebab : Puasa menurunkan kadar gula darah. Jika buka puasa dipenuhi makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan, tekanan gula

  darah akan naik dan turun terlalu drastis. 

  c) Tip Lain : Lebih banyak konsumsi makanan cukup serat alami: buah utuh, sayuran, beras merah, kedelai, dsb.

 

14. REAKSI TUBUH TERHADAP PUASA

 

  a) Reaksi : Nyeri Lambung

  b) Penyebab : Nyeri lambung saat puasa bukan karena perut kosong, tetapi akibat pola makan salah saat sahur atau berbuka puasa.

  Ini menyebabkan fermentasi /pembusukan makanan yang dapat meningkatkan keasaman dalam lambung dan aktifitas bakteri

  penyakit. Keasaman tinggi menghambat produksi selaput lendir pada lambung/usus dan mengiritasi dinding usus.

  c) Tip Lain : – Tetaplah berpuasa untuk menghambat bakteri penyakit.

  – Terapi jus kol untuk gejala perut kembung pada gangguan pencernaan (lebih manjur dari antibiotic). Campur 1/3 gelas air kol

     dan 2/3 gelas air mentimun. Minum 3 kali sehari sebelum makan. Umumnya satu kali minum sudah cukup.

Cara Mengatasi Reaksi Tubuh Pada Saat Puasa cara mengatasi cegukan di saat puasa,cara mengatasi darah rendah saat puasa,cara mengatasi lapar dan haus saat puasa,cara mengatasi bibir kering dan pecah pecah saat puasa, Cara Mengatasi Reaksi Tubuh Pada Saat Puasa cara mengatasi pusing dan mual saat puasa,cara mengatasi demam saat puasa,cara mengatasi bau mulut di saat puasa,cara mengatasi flu saat puasa,cara mengatasi flu pada saat puasa,cara mengatasi sakit gigi saat puasa,cara mengatasi gangguan pencernaan saat puasa, Cara Mengatasi Reaksi Tubuh Pada Saat Puasa cara mengatasi tenggorokan gatal saat puasa,cara mengatasi gusi berdarah saat puasa,cara mengatasi godaan saat puasa,cara mengatasi sakit gigi berlubang saat puasa, Cara Mengatasi Reaksi Tubuh Pada Saat Puasa cara mengatasi sakit gigi pada saat puasa,cara mengatasi haus saat puasa, Cara Mengatasi Reaksi Tubuh Pada Saat Puasa cara mengatasi hidung tersumbat saat puasa,cara mengatasi rasa haus saat puasa,cara mengatasi mual di pagi hari saat puasa,cara mengatasi haus pada saat puasa, Cara Mengatasi Reaksi Tubuh Pada Saat Puasa cara mengatasi ingin meludah saat puasa,cara mengatasi kantuk saat puasa,cara mengatasi sakit kepala saat puasa,cara mengatasi maag kambuh saat puasa,cara mengatasi tenggorokan kering saat puasa,cara mengatasi kelaparan saat puasa,cara mengatasi pusing kepala saat puasa, Cara Mengatasi Reaksi Tubuh Pada Saat Puasa

reaksi tubuh terhadap puasa 2
reaksi tubuh terhadap puasa

Cara Mengatasi Reaksi Tubuh Pada Saat Puasa cara mengatasi saat puasa ,cara mengatasi bau mulut saat puasa,cara mengatasi bibir kering saat puasa,cara mengatasi maag saat puasa,cara mengatasi cegukan saat puasa,cara mengatasi air liur berlebihan saat puasa,cara mengatasi ngantuk saat puasa,cara mengatasi mual saat puasa,cara mengatasi asam lambung saat puasa,cara mengatasi lapar saat puasa,cara mengatasi perut kembung saat puasa,cara mengatasi diare saat puasa,cara mengatasi kulit kering saat puasa,cara mengatasi sakit perut saat puasa,cara mengatasi susah buang air besar saat puasa,cara mengatasi masuk angin saat puasa,cara mengatasi air ludah berlebih saat puasa,cara mengatasi air liur berlebih saat puasa,cara mengatasi air liur saat puasa,cara mengatasi asam lambung pada saat puasa,cara mengatasi agar tidak bau mulut saat puasa,Cara Mengatasi Reaksi Tubuh Pada Saat Puasa cara mengatasi anyang anyangan saat puasa,cara mengatasi bau mulut pada saat puasa,cara mengatasi batuk saat puasa,cara mengatasi maag saat bulan puasa,cara mengatasi ngantuk saat bulan puasa,cara mengatasi susah bab saat puasa,cara mengatasi bibir pecah2 saat puasa,cara mengatasi cekukan pada saat puasa,cara mengatasi dehidrasi saat puasa,cara mengatasi panas dalam saat puasa,

cara mengatasi kelelahan saat puasa.jpg

Cara Mengatasi Reaksi Tubuh Pada Saat Puasa cara mengatasi lemas saat puasa,cara mengatasi rasa lapar saat puasa,cara mengatasi sakit lambung saat puasa,cara mengatasi penyakit maag saat puasa,cara mengatasi migrain saat puasa,cara mengatasi meludah saat puasa,cara mengatasi mulut pahit saat puasa,cara mengatasi asam lambung naik saat puasa,cara mengatasi rasa ngantuk saat puasa,cara mengatasi sesak nafas saat puasa,cara mengatasi berat badan naik saat puasa,cara mengatasi nafas bau saat puasa,cara mengatasi ngantuk berlebihan saat puasa,cara mengatasi pusing saat puasa,cara mengatasi bibir pecah pecah saat puasa,cara mengatasi ngantuk pada saat puasa,cara mengatasi sakit maag pada saat puasa,cara mengatasi radang tenggorokan saat puasa,cara mengatasi rasa mual saat puasa,Cara Mengatasi Reaksi Tubuh Pada Saat Puasa cara mengatasi rasa pusing saat puasa,cara mengatasi rasa lemas saat puasa,cara mengatasi sakit maag saat puasa,cara mengatasi sembelit saat puasa,cara mengatasi sakit tenggorokan saat puasa,cara mengatasi sariawan saat puasa,cara mengatasi meludah terus saat puasa,cara mengatasi wajah kering saat puasa,cara mengatasi kulit wajah kering saat puasa,cara mengatasi maag yang kambuh saat puasa,cara mengatasi bau mulut saat bulan puasa,cara alami mengatasi bau mulut saat puasa,cara mengatasi bibir kering pada saat puasa,cara mengatasi bibir kering saat bulan puasa,cara mengatasi maag pada saat puasa,cara mengatasi maag di saat puasa,cara mengatasi perut mual saat puasa,cara mengatasi mual pada saat puasa,cara mengatasi mual di saat puasa,cara mengatasi perut kembung dan mual saat puasa,cara mengatasi asam lambung di saat puasa,cara mengatasi lapar di saat puasa,cara mengatasi perut lapar saat puasa,cara mengatasi perut kembung pada saat puasa,cara mengatasi diare pada saat puasa,cara mengatasi sakit perut pada saat puasa,Cara Mengatasi Reaksi Tubuh Pada Saat Puasa cara mengatasi susah buang air besar pada saat puasa,cara mengatasi batuk pada saat puasa,cara mengatasi batuk berdahak saat puasa,cara mengatasi susah bab pada saat puasa,cara mengatasi cegukan pada saat puasa,cara mengatasi demam pada saat puasa,cara mengatasi sakit kepala pada saat puasa,cara mengatasi badan lemas saat puasa,cara mengatasi lemas pada saat puasa,cara mengatasi sering meludah saat puasa,cara mengatasi pusing pada saat puasa,cara mengatasi bibir pecah pecah saat bulan puasa,cara mengatasi sembelit saat bulan puasa,cara mengatasi sembelit pada saat puasa,cara mengatasi sakit maag di saat puasa

BACA JUGA ARTIKEL TERKAIT :  INILAH APA YANG TERJADI SAAT TUBUH KITA PUASA

Panduan Puasa Yang Baik dan Benar

DAN JUGA SUDAH BENARKAH PUASA KITA ?

Semoga bermanfaat.

 

Referensi:

 

1. Dikutip sesuai aslinya dari Artikel Majalah Kesehatan Nirmala, Sudah Benarkah Puasa Kita? ., penulis Andang W.G. (Majalah Nirmala, Terbitan Bulan Oktober 2003, hal 52-57) 

 

2. Dikutip sesuai aslinya dari Artikel Majalah Kesehatan Nirmala, Mengapa Tubuh Kita Perlu Puasa?., penulis Andang W.G. (Bonus Majalah Nirmala, Terbitan Bulan November 2002, hal 18) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *