Kurma Ajwa Kurma Nabi

JUAL KURMA AJWA ASLI MURAH SURABAYA SIDOARJO MALANG | GROSIR KURMA AJWA | SUPPLIER KURMA AJWA | AGEN KURMA AJWA | DISTRIBUTOR KURMA AJWA | JUAL KURMA AJWA ONLINE MALAYSIA BRUNEI | KURMA AJWA ADALAH KURMA NABI | KURMA AJWA ASLI MADINAH MAKKAH MUKARROMAH | TOKO TEMPAT PENJUAL KURMA AJWA ASLI ORIGINAL MURAH | DIMANA MEMBELI KURMA NABI MADINAH | KURMA TERBAIK DI DUNIA ADALAH KURMA AJWA | MANFAAT KURMA AJWA UNTUK MENGHILANGKAN GANGGUAN JIN | Kurma ajwa madinah didoakan nabi, Harga kurma ajwa terbaru terkini 2015 2016 2017 2018 2019 2020.

jual kurma ajwa murah surabaya

JUAL KURMA AJWA ASLI SURAKARTA - SOLO - SERANG - MATARAM - MANADO - JUAL KURMA AJWA ASLI YOGYAKARTA - CILEGON - KUPANG - PALU - AMBON - SUKABUMI - JUAL KURMA AJWA ASLI CIREBON - BENGKULU - PEKALONGAN - KEDIRI - MADIUN - JUAL KURMA AJWA ASLI KENDARI - TEGAL - BINJAI - PEMATANGSIANTAR - JAYAPURA - JUAL KURMA AJWA ASLI BANDA ACEH - PALANGKARAYA - PROBOLINGGO - JUAL KURMA AJWA ASLI BANJARBARU - PASURUAN - TARAKAN - TANJUNGPINANG - JUAL KURMA AJWA ASLI GORONTALO - DUMAI - MADIUN - BATU - SALATIGA - PANGKAL PINANG - JUAL KURMA AJWA ASLI LUBUKLINGGAU - TERNATE - BITUNG - JUAL KURMA AJWA ASLI TANJUNGBALAI - TEBINGTINGGI - METRO - BONTANG - PADANG SIDEMPUAN - JUAL KURMA AJWA ASLI BLITAR - LHOKSEUMAWE - SINGKAWANG - PAREPARE- JUAL KURMA AJWA ASLI LANGSA - BANJAR - PRABUMULIH - MOJOKERTO - MAGELANG - JUAL KURMA AJWA ASLI SORONG - PALOPO - BIMA - BUKITTINGGI - BAUBAU - JAKARTA - JUAL KURMA AJWA ASLI SURABAYA - BANDUNG - BEKASI - MEDAN - TANGERANG - JUAL KURMA AJWA ASLI DEPOK - SEMARANG - PALEMBANG - MAKASSAR - JUAL KURMA AJWA ASLI TANGERANG SELATAN - BOGOR - BATAM - PEKANBARU - JUAL KURMA AJWA ASLI BANDAR LAMPUNG - MALANG - PADANG - DENPASAR - SAMARINDA - JUAL KURMA AJWA ASLI BANJARMASIN - TASIKMALAYA- PONTIANAK-CIMAHI - BALIKPAPAN - JAMBI TEBINGTINGGI

==============================================

NAMA PRODUK : KURMA AJWA (KURMA NABI / KURMA MADINAH)

ISI KEMASAN : 1 PACK ISI 500 GR

BERAT : 500 GR

HARGA : RP 265.000 , UNTUK HARGA GROSIR KURMA AJWA SILAKAN HUBUNGI KAMI

PRODUKSI : MULTAZAM - MADINAH

KOMPOSISI : KIRMA AJWA 100%

==============================================

Siapapun yang  pagi pagi  memakan 7 buah kurma Ajwa , maka pada hari itu dia tidak akan mudah keracunan dan terserang penyakit.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Buah kurma adalah sejenis tanaman palem atau dalam bahasa latin dikenal sebagai phonex dactylifer yang berbuah dan boleh dimakan, baik ketika sudah masak maupun mentah. Berdasarkan penelitian ilmiah dari para ilmuwan, buah kurma sangat kaya akan protein, serat gula, vitamin A dan C serta mineral berupa zat besi, kalsium, sodium dan potasium. Kandungan protein yang ada di dalam buah kurma yaitu sebesar 1.8 – 2.0%, sedangkan serat sebanyak 2.0 – 4.0% dan gula sebesar 50 – 70% glukosa.

Dengan kandungan gula tersebut, buah kurma mampu memberi tenaga tambahan bahkan untuk orang yang berbuka puasa sehingga ia bisa merasa segar dan bertenaga kembali untuk beribadah tanpa merasa letih atau mengantuk. Biasanya, bagi yang merasa letih dan mengantuk disaat melaksanakan shalat malam disebabkan karena makanan yang dikonsumsi kebanyakan mengandung karbohidrat yang tidak menyediakan tenaga instant (tambahan). Oleh karena itu, untuk menghindari hal tersebut, buah kurma adalah jawabannya.

Kenapa ? Sebab, sebagaimana penelitian yang dilakukan Badan Kesahatan Dunia (WHO), zat gula yang ada didalam kurma itu berbeda dengan gula pada buah-buahan lain seperti gula tebu atau gula pasir yang biasa mengandung sukrosa dimana zat itu langsung diserap kedalam tubuh. Hal ini membuat gula itu harus dipecahkan terlebih dahulu oleh enzim sebelum berubah menjadi glukosa. Sebaliknya, kurma tidak membutuhkan proses demikian.

Sementara potasium yang ada di dalam buah kurma berguna untuk mengatasi masalah stress, sembelit dan lemah otot. Tidak hanya itu, berkat zat besi dan kalsium yang ada pada kurma, orang bakal terhindar dari penyakit yang beresiko tinggi seperti penyakit jantung dan kencing manis.

Berdasarkan asbabul wurud (sebab-sebab turunnya suatu hadist) disebutkan dulu Nabi Muhammad s.a.w kalau berbuka puasa yang dimakan adalah kurma. Kurma yang dimakan itu diberi nama Kurma Ajwa (ajua). Ceritanya, pada saat itu Ajwah adalah nama anak dari sahabat Salman Alfarisi, orang persia  yang akhirnya masuk Islam. Dia mewakafkan lahan kurmanya untuk perjuangan Islam. Untuk mengenang jasa-jasanya itu, akhirnya Rasul menamakan kurma yang dimakannya saat berbuka puasa sebagai kurma ajwa merunut pada nama anak sahabat Salman Al Farisi . Itulah alasannya kenapa, akhirnya kurma ajwa disebut juga sebagai kurma nabi.

Bahkan, dalam hadist yang lain Beliau sendiri sempat menyatakan, “Rumah yang tidak ada kurmanya seperti rumah yang tidak ada makanan.” Perkataan Rasullah tersebut menunjukan betapa pentingnya manfaat kurma untuk kesehatan tubuh kita. Sehingga, setiap keluarga mesti menyimpan kurma sebagai penganan wajib dirumahnya. Oleh karena itu, kita seharusnya memakan buah kurma bukan hanya dibulan puasa saja, tapi juga menjadikan kurma makanan sehari-hari. Entah itu dimakan pagi hari sebagaimana yang pernah dianjurkan Nabi diatas atau sebagai makanan ringan ketika sedang santai.

Dengan cara begini, kita tidak hanya mendapatkan kesehatan tubuh tapi juga memperoleh pahala karena menjalankan sunnah Rasullah s.a.w. Wallahu’alam bil shawab.

KURMA AJWA + AIR ZAM ZAM UNTUK BUKA PUASA SEGERR.......

Apakah yang terbayang  dibenak kita menjelang berbuka puasa ? Es campur, jus, kolak, kue yang manis-manis atau beragam makanan yang menggiurkan lainnya?? Tidak bisa dipungkiri, sederet minuman dan MAKANAN itulah yang muncul ketika kita berniat membatalkan puasa. Memang, buka puasa dengan beragam minuman dan makanan seperti itu hal yang lumrah dan wajar. Namun, bukankah minuman dan panganan tersebut memiliki efek samping yang kurang bagus disaat tubuh istirahat dari makan dan minum selama seharian penuh ???

Untuk menghindari  hal negatif itulah, Rasullah s.a.w, jauh-jauh hari memberi saran yang sangat bermanfaat bagi yang sedang berpuasa. Sabdanya, “Apabila salah seorang diantara kamu puasa, hendaklah berbuka dengan kurma , bila tidak ada hendaklah dengan berbuka dengan air, sesungguhnya air itu bersih.” (H.R. Ahmad dan Tarmidzi). Bahkan, dalam kondisi tidak berpuasa pun (diluar bulan suci Ramadhan), buah kurma memiliki faedah dan manfaat yang sangat besar untuk kesehatan tubuh kita.

Kurma adalah sejenis tumbuhan palem (palma) atau dalam bahasa latinnya lebih dikenal dengan phonex dactylifer yang berbuah dan boleh dimakan, baik dalam keadaan masak maupun masih mentah. Berdasarkan penelitian para ilmuwan, kurma kaya dengan protein, serat gula, vitamin A dan C serta mineral seperti zat besi, kalsium, sodium dan potasium. Kandungan protein didalam kurma sebesar 1.8 – 2.0 persen, serat sebanyak 2.0 – 4.0 persen dan gula sebesar 50 – 70 persen glukosa.

Dengan kandungan gula seperti itu, kurma mampu memberi tambahan tenaga bagi orang yang berbuka puasa hingga ia akan merasa segar dan bertenaga untuk beribadah tanpa rasa letih ataupun mengantuk. Biasanya, bagi yang merasa letih dan mengantuk disaat melaksanakan shalat tarawih disebabkan karena makanan yang dikosumsi kebanyakan mengandung karbohidrat yang tidak menyediakan tenaga instant (tambahan). Oleh karena itu, untuk menghindari hal tersebut, buah kurma AJUWA adalah jawabannya.
Kenapa ? Sebab, sebagaimana penelitian yang dilakukan Badan Kesahatan Dunia (WHO), zat gula yang ada didalam kurma itu berbeda dengan gula pada buah-buahan lain seperti gula tebu atau gula pasir yang biasa mengandung sukrosa dimana zat itu langsung diserap kedalam tubuh. Hal ini membuat gula itu harus dipecahkab terlebih dahulu oleh enzim sebelum berubah menjadi glukosa. Sebaliknya, kurma tidak menbutuhkan proses demikian.

Sementara potasium didalam kurma berguna untuk mengatasi masalah stress, sembelit dan lemah otot. Tidak hanya itu, berkat zat besi dan kalsium yang ada pada kurma, orang bakal terhindar dari penyakit yang beresiko tinggi seperti penyakit jantung dan kencing manis.

Bila dimakan oleh anak-anak, maka kurma memberi khasiat untk mencerdaskan otak mereka. Cukup beralasan, bila Rasullah s.a.w menganjurkan bagi para isteri yang mengandung untuk makan buah kurma. Kata Nabi, “Berilah makan buah kurma kepda isteri-isteri  kamu yang sedang hamil, karena isteri-isteri kamu yang sedang hamil. Karena sekiranya wanita hamil itu memakan buah kurma, niscaya anak yang akan lahir kelak akan menjadi anak yang penyabar, bersopan santun serta cerdas. Sesungguhnya makanan Siti Maryam takkala melahirkan Nabi Isa a.s adalah buah kurma. Sekiranya, Allah s.w.t., menjadikan suatu buah yang lebih baik dari pada buah kurma, maka Allah telah memberi makan buah itu kepada Siti Maryam.” (H.R. Bukhari)

Adalah Q.S. Maryam, ayat 25-26 perihal Siti Maryam yang disinggung Nabi diatas. Firman Allah, “Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, maka pohon itu akan menggugurkan buah yang masak kepadamu, maka makan serta minumlah dan bersenang hatilah kamu.”

MANFAAT DAN KHASIAT KURMA AJWA UNTUK IBU HAMIL & MENYUSUI DAN KANDUNGAN

Waktu itu, dikisahkan Siti Maryam hendak melahirkan Nabi Isa a.s dibawah pohon kurma. Lalu Malaikat Jibril datang dan menyuruh Maryam menggoncangkan pohon kurma. Buah kurma yang matang itu berjatuhan. Dan Maryam pun memakan buah kurma yang telah masak tersebut. Atas izin Allah s.w.t dan kebesaran- NYA, proses persalinan atau kelahiran Nabi Isa a.s menjadi mudah.

Berdasarkan hadis Rasullah dan firman Allah diataslah, kurma sangat berkhasiat bagi wanita yang sedang hamil dan nifas (setelah melahirkan). Hal ini diperteguh olah para ahli kedokteran bahwa unsur zat besi dan kalsium yang terdapat di dalam buah kurma adalah unsur yang sangat berguna untuk membentuk dan menambah kandungan air susu ibu. Lebih dari itu, anak-anak balita pun dapat mengambil manfaat dari buah yang biasa tumbuh didaerah Arab ini. Dengan kurma, pertumbuhan anak-anak dan sumsum tulangnya akan berkembang dengan baik.

Wajar bila Rasullah s.a.w memberikan tips untuk makan tujuh butir kurma setiap harinya supaya terhindar dari segal penyakit fisik. Mengapa Nabi menyebut kurma ‘Ajwah didalam sabdanya..

Berdasarkan asbabul wurud (sebab-sebab turunnya suatu hadist) disebutkan dulu Nabi Muhammad s.a.w kalau berbuka puasa yang dimakan adalah kurma. Kurma yang dimakan itu diberi nama ‘ajwah (ajua). Ceritanya, pada saat itu ajua adalah nama anak Salaman Alfarisi, orang nasrani yang akhirnya masuk Islam. Dia mewakafkan lahan kurmanya untuk perjuanan Islam. Untuk mengenang jasa-jasanya itu, akhirnya Rasul menamakan kurma yang dimakannya saat berbuka puasa sebagai kurma ajua. Bahkan, dalam hadist yang lain Beliau sendiri sempat menyatakan, “Rumah yang tidak ada kurmanya seperti rumah yang tidak ada makanan.” Perkataan Rasullah tersebut menunjukan betapa pentingnya khasiat yang dapat diambil dari buah kurma. Sehingga, setiap keluarga mesti menyimpan kurma sebagai penganan wajib dirumahnya. Oleh arena itu, kita seharusnya memakan buah kurma bukan hanya dibulan puasa saja, tapi juga menjadikan kurma makanan sehari-hari. Entah itu dimakan pagi hari sebagaimana yang pernah dianjurkan Nabi diatas atau sebagai makanan ringan ketika sedang santai.

Dengan cara begini, kita tidak hanya mendapatkan kesehatan tubh tpi juga memperoleh pahal karena menjalankan sunnah Rasullah s.a.w. Wallahu’alam bil shawab.

Sumber : Majalah Hidayah

KHASIAT KURMA AJWA UNTUK GANGGUAN JIN DAN SIHIR PASCA RUQYAH

MAKAN TUJUH BUTIR KURMA AJWAH DAPAT MENANGKAL RACUN DAN SIHIR

Oleh
Zaki Rakhmawan sumber artikel : almanhaj.0r.id

Dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim, diriwayatkan hadits dari Shahabat Sa’ad bin Abi Waqqash, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau pernah bersabda.

مَنْ تَصَبَّحَ بِسَبْعِ تَمَرَاتٍ عَجْوَةً، لَمْ يَضُرَّهُ ذَلِكَ الْيَوْمَ سُمٌّ وَلاَ سِحْرٌ

“Barangsiapa mengkonsumsi tujuh butir kurma Ajwah pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir” [1]

Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullaah menukilkan perkataan Imam Al-Khathabi tentang keistimewaan kurma Ajwah : “Kurma Ajwah bermanfaat untuk mencegah racun dan sihir dikarenakan do’a keberkahan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap kurma Madinah bukan karena dzat kurma itu sendiri” [2]

Hadits ini mempunyai banyak sekali kandungan faedahnya, sebagaimana yang dituturkan oleh Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullaah dalam kitabnya ‘Ath-Thibb An-Nabawi’ [3] : “Al-Maf’uud adalah sakit yang menyerang bagian liver (hati)[4]”. Dan kurma memiliki khasiat yang menakjubkan untuk menyembuhkan penyakit ini (dengan izin Allah), terutama sekali kurma dari Madinah, khususnya jenis Ajwah. (Pembatasan pada) jumlah tujuh itu juga mengandung khasiat yang hanya diketahui rahasianya oleh Allah.

Kurma adalah jenis nutrisi yang baik, terutama bagi orang yang makanan sehari-harinya mengandung kurma seperti penduduk Madinah. Begitu juga kurma adalah makanan yang baik bagi orang-orang yang tinggal di daerah panas dan agak hangat namun memiliki temperatur tubuh yang lebih dingin.

Bagi penduduk Madinah, tamr (kurma yang kering) merupakan makanan pokok sebagaimana gandum (TALBINAH) bagi bangsa-bangsa lain. Juga, kurma kering dari daerah Aliyah di Madinah merupakan salah satu jenis kurma terbaik sebab rasanya gurih, lezat dan manis. Kurma termasuk jenis makanan, obat dan buah-buahan, kurma cocok dikonsumsi oleh hampir seluruh manusia. Dapat berguna untuk memperkuat suhu tubuh alami, tidak menimbulkan reduksi timbunan ampas yang merusak tubuh seperti yang ditimbulkan oleh berbagai jenis makanan dan buah-buahan. Bahkan bagi yang sudah terbiasa makan kurma, kurma dapat mencegah pembusukan dan kerusakan makanan yang berefek negatif terhadap tubuh.

KURMA AJWAH BERASAL DARI SURGA DAN DAPAT MENGOBATI RACUN
Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

اَلْعَجْوَةُ مِنَ الْجَنَّةِ، وَهِيَ شِفَاءٌ مِنَ السُّمِّ

“Kurma Ajwah itu berasal dari Surga, ia adalah obat dari racun” [4]

Imam Ibnul Qayyim memberikan komentar terhadap hadits tersebut, “Yang dimaksud dengan kurma Ajwah disini adalah kurma Ajwah Al-Madinah, yakni salah satu jenis kurma di kota itu, dikenal sebagai kurma Hijaz yang terbaik dari seluruh jenisnya. Betuknya amat bagus, padat, agak keras dan kuat, namun termasuk kurma yang paling lezat, paling harum dan paling empuk” [5]

Dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

إِنَّ فِي عَجْوَةِ الْعَالِيَةِ شِفَاءً، اَوْإنَّهَا تِرْيَاقٌ، أَوَّلَ الْبُكْرَةِ

“Sesungguhnya dalam kurma Ajwah yang berasal dari Aliyah arah kota Madinah di dataran tinggi dekat Nejed itu mengandung obat penawar atau ia merupakan obat penawar, dan ia merupakan obat penawar racun apabila dikonsumsi pada pagi hari” [6]

PENYEBUTAN ANGKA TUJUH DALAM AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH
Adapun khasiat dari tujuh butir kurma memiliki makna spiritual maupun material sebagaimana yang terdapat dalam syari’at Islam.

Allah menciptakan langit dan bumi masing-masing tujuh lapis. Jumlah hari dalam sepekan adalah tujuh. Manusia mencapai tahapan kesempurnaan penciptaan dirinya ketika telah mencapai tujuh fase. Allah mensyariatkan kepada para hamba-Nya untuk berthawaf tujuh putaran. Sa’i antara Shafa dan Marwah juga sebanyak tujuh putaran. Melempar jumrah masing-masing tujuh kali. Takbir shalat Ied di raka’at pertama juga tujuh kali.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

مُرُّوْ هُمْ بِالصَّلاَةِ لِسَبْعٍ

“Perintahkanlah mereka (anak-anak kalian) untuk shalat pada usia tujuh tahun” [7]

Ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sakit, beliau memerintahkan agar kepalanya disiram dengan air sebanyak tujuh qirbah. [8]

Allah pernah memberi kuasa kepada angin untuk mengadzab kaum ‘Aad selama tujuh malam.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berdo’a kepada Allah agar memberikan pertolongan kepada kaumnya dengan tujuh masa sebagaimana yang diminta oleh nabi Yusuf.[9]

Allah menggambarkan sedekah seseorang dilipatgandakan pahalanya seperti tujuh batang pokok padi yang masing-masing berisi seratus butir padi. [10]

Batang padi yang dilihat oleh sahabat nabi Yusuf dalam mimpinya jumlahnya juga tujuh buah. Jumlah tahun saat mereka bercocok tanam juga tujuh.

Pelipatgandaan pahala hingga tujuh ratus kali lipat atau lebih

Yang masuk surga dikalangan ummat ini tanpa hisab ada tujuh puluh ribu orang.[11]

Disamping itu ada pula lafzh angka tujuh yang lain dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah yaitu, Allah berfirman.

وَلَوْ أَنَّمَا فِي الْأَرْضِ مِنْ شَجَرَةٍ أَقْلَامٌ وَالْبَحْرُ يَمُدُّهُ مِنْ بَعْدِهِ سَبْعَةُ أَبْحُرٍ مَا نَفِدَتْ كَلِمَاتُ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

“Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” [Luqman ; 27]

اسْتَغْفِرْ لَهُمْ أَوْ لَا تَسْتَغْفِرْ لَهُمْ إِنْ تَسْتَغْفِرْ لَهُمْ سَبْعِينَ مَرَّةً فَلَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَفَرُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ

“ Kamu memohonkan ampun bagi mereka atau tidak kamu mohonkan ampun bagi mereka (adalah sama saja) kendatipun kamu memohonkan ampun bagi mereka tujuh puluh kali, namun Allah sekali-kali tidak akan memberi ampunan kepada mereka, yang demikian itu adalah karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik” [At-Taubah : 80]

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

اَلْمُؤْمِنُ يَأكُلُ فِي مِعً وَاحِدٍ، وَالْكَافِرُ يَأْكُلُ فِيْ سَبْعَةِ أَمْعَاءٍ

“orang mukmin makan dengan satu usus manakala orang kafir makan dengan tujuh usus” [12]

[Disalin dengan sedikit penyesuaian dari buku Kupas Tuntas Khasiat Kurma Berdasarkan Al-Qur’an Al-Karim, As-Sunnah Ash-Shahihah dan Tinjauan Medis Modern, Penulis Zaki Rahmawan, Pengantar Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Media Tarbiyah – Bogor, Cetakan Pertama, Dzul Hijjah 1426H]
_______
Footnote
[1]. HR Al-Bukhari (no. 5769) dan Muslim (no. 2047) (155)), dari Shahabat Sa’ad bin Abu Waqqash
[2]. Fathul Bari Syarah Shahih Al-Bukhari oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalany (X/239), cet. Daar Abi Hayyan 1416H
[3]. Diringkas dari Ath-Thib An-Nabawy oleh Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, hal. 121-123, cet. Maktabah Nizaar Musthafa Al-Baaz, th. 1418H dan Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah oleh Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaly, hal. 152-155 cet. Maktabah Al-Furqaan, th.1424H
[4]. HR Ibnu Majah (no. 3453) Ahmad (III/48) dari Sahabat Jabir bin Abdillah dan Abi Sa’id, demikian juga At-Tirmidzi dalam Sunnannya (no. 2066) dari Abu Hurairah. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Misykatul Mashaabiih (IV/164/4163), dimuat juga oleh Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaly dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 428), cet. Maktabah Al-Furqaan, th.1424H
[5]. Ath-Thibb An-Nabawy oleh Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah (hal. 331), cet. Maktabah Nizaar Musthafa Al-Baaz, tah. 1418H
[6]. HR Muslim no. 2048 dari Aisyah
[7]. HR Ahmad (II/187), Abu Dawud (no. 494, 495), At-Tirmidzi (no. 407), Ad-Darimi (I/333) dan Al-Hakim (I/201) dari Sahabat Sabrah. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullaah dalam kitabnya, Shahih Jami’ush Shaghir (no. 5867) dan Irwaa-ul Ghalil 9no. 247).
Riwayat selengkapnya adalah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah memerintahkan umatnya agar mengingatkan putra-putri mereka untuk mendirikan shalat ketika telah berumur 7 tahun.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersbada, “Perintahkan anak kamu shalat, ketika berumur 7 tahun. Dan apabila sudah berumur 10 tahun belum shalat, pukullah dia”.
[8]. Berdasarkan hadits riwayat Al-Bukhari (no. 4442), dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha. Dengan lafazh “Guyurkan kepadaku (air) tujuh qirbah”
[9]. HR Al-Bukhari (no. 1006), dari Sahabat Abu Hurairah
[10]. Sebagaimana firman Allah : “ Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-taip bulir seratus biji. Allah meliput gandakan (ganjaran) bagi siapa yang dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas (karuniaNya) lagi Maha Mengetahui” [Al-Baqarah : 261]
[11]. HR Al-Bukhari (no. 5707) dan Muslim (no. 220) dari Shahabat Ibnu Abbas. Lafazhnya adalah : “..Dan akan masuk Surga tanpa hisab dari mereka (umat Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam) tujuh puluh ribu orang”.
[12]. HR Al-Bukhari (no. 5393), Muslim (no. 2060) dan yang lainnya dari Sahabat Ibnu Umar, juga terdapat hadits dari Abu Hurairah dan Abu Musa. Hadits ini tidak menunjukkan pada jumlah usus yang tujuh pada orang kafir namun adalah permisalan (majaz) sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Al-Qaadhi Iyadh (yang dinukilkan oleh Imam An-Nawawy dalam Syarah Shahiih Muslim (XXIII/24), cet. Daar Ibnu Haitsam) bahwa hadits ini untuk menggambarkan bahwa orang kafir itu makan dan minumnya banyak, sedangkan orang mukmin adalah sederhana dalam makan dan minum. Lihat lengkapnya di Fathul Baari (IX/536-540)

==============================================

Dengan pelayanan yang ramah dan cepat, kami siap menjadi sahabat untuk memenuhi kebutuhan buah kurma bagi keluarga Anda setiap saat. (Jika Anda atau istri Anda sedang hamil, kiranya wajib bagi Anda untuk menyediakan kurma ajwa di rumah untuk membantu melengkapi nutrisi ibu hamil)

Kami menyediakan kurma Ajwa kualitas terbaik, 100% ASLI Madinah. Selalu Baru dan FRESH!

Kurma yang kami jual sudah dikemas rapi dalam box cantik. Selalu disimpan di lemari pendingin, sehingga TERJAGA KUALITASNYA. Stok sangat terbatas, dapatkan segera dengan penawaran terbaik, sebelum harga naik atau bahkan habis.

JUAL KURMA AJWA GROSIR Surabaya - sidoarjo - Gresik - Lamongan - Tuban - Malang - Pasuruan - JUAL KURMA AJWA GROSIR Bangkalan - Banyuwangi - Blitar - Bojonegoro - Bondowoso - Jember - JUAL KURMA AJWA GROSIR Jombang - Kediri - Lumajang - Madiun - Magetan - Caruban - Ngawi - JUAL KURMA AJWA GROSIR Nganjuk - Pacitan - Pamekasan - Ponorogo - Probolinggo - Sampang - JUAL KURMA AJWA GROSIR Situbondo - Sumenep - Trenggalek - Tulung Agung - Batu , Malang

JUAL KURMA AJWA GROSIR SOLO-SURAKARTA Banjarnegara - Banyumas - Batang - Blora - JUAL KURMA AJWA GROSIR Boyolali - Brebes - Cilacap - Demak - Grobogan - Jepara - Karang Anyar -Kebumen - Kendal - Klaten - Kudus - Magelang - Pati - Pekalongan - Pemalang - Purbalingga - Purworejo - Rembang - Semarang - Sragen - Sukoharjo - Tegal - Temanggung - Wonogiri -Wonosobo

JUAL KURMA AJWA GROSIR YOGYAKARTA - jogja - djogja - yogya - bantul - gunung kidul - kulon progo - sleman JUAL KURMA AJWA GROSIR Bandung - Bekasi - Bogor - Ciamis - Cianjur - Cirebon - Garut - JUAL KURMA AJWA GROSIR Indramayu - Karawang - Kuningan - Majalengka - Pangandaran - JUAL KURMA AJWA GROSIR Purwakarta - purwokerto - Subang - Sukabumi - Sumedang - Tasikmalaya - Cimahi - Depok - Banjar

JUAL KURMA AJWA GROSIR JAKARTA barat kebun jeruk jakarta pusat Menteng jakarta selatan kebayoran baru jakarta timur jatinegara jakarta utara koja tangerang tigaraksa serang ciruas lebak JUAL KURMA AJWA GROSIR rangkasbitung pandeglang serang cilegon tangerang selatan ciputat

GROSIR KURMA AJWA MURAHJUAL KURMA NABI MADINAH MURAH AJWA GROSIR Aceh Barat - Meulaboh - Aceh Barat Daya - JUAL KURMA NABI MADINAH MURAH AJWA GROSIR Blangpidie - Aceh Besar - Kota Jantho -Aceh jaya - JUAL KURMA NABI MADINAH MURAH AJWA GROSIR Calang - Aceh Selatan - tapak tuan - aceh singkil - tamiang-karang baru -aceh tengah - tekengon- aceh tenggara - kutacane - aceh timur - rayeuk - aceh utara - lhoksukan - bener meriah - simpang tiga redelong - bireuen-gayo lues-blang kejeren - nagan raya - JUAL KURMA NABI MADINAH MURAH AJWA GROSIR suka makmue - pidie - sigli - pidie jaya - meureudu - simeulue - sinabang - banda aceh - langsa - lhokseumawe - sabang - subulussalam

JUAL KURMA NABI MADINAH MURAH AJWA GROSIR asahan - kisaran - batubara -limapuluh -dairi -sidikalang -JUAL KURMA NABI MADINAH MURAH AJWA GROSIR deli serdang -lubuk pakam -humbang hasundutan- dolok sanggul- karo -kabanjahe- labuhanbatu- rantau prapat- labuhanbatu selatan -kota pinang- JUAL KURMA NABI MADINAH MURAH AJWA GROSIR labuhanbatu utara- aek kanopan -langkat -stabat -JUAL KURMA NABI MADINAH MURAH AJWA GROSIR mandailing natal -panyabungan- nias gunung sitoli -nias barat- lahomi -nias selatan -teluk dalam- nias utara- lotu -padang lawas -sibuhuan -padang lawas utara -gunung tua -JUAL KURMA NABI MADINAH MURAH AJWA GROSIR pakpak bharat -salak- samosir- panguruan -serdang bedagai -sei rampah -simalungun -raya -tapanuli selatan -sipirok -tapanuli tengah- pandan -JUAL KURMA NABI MADINAH MURAH AJWA GROSIR tapanuli utara -tarutung -toba samosir -balige- kota binjai -gunung sitoli -medan -padangsidempuan -pematangsiantar- sibolga- tanjungbalai -tebing tinggi

 

Price: Rp.265,000.00