Getah Ashitaba

Getah Ashitaba Asli murah, jual getah ashitaba, grosir getah ashitaba, supplier ashitaba, jual herbal ashitaba

JUAL GETAH ASHITABA BANTEN JUAL GETAH ASHITABA tangerang tigaraksa serang ciruas lebak rangkasbitung pandeglang serang cilegon tangerang selatan ciputat

JUAL GETAH ASHITABA JAWA TIMUR JUAL GETAH ASHITABA Surabaya - sidoarjo - Gresik - Lamongan - Tuban - Malang - Pasuruan - Bangkalan - Banyuwangi - Blitar - Bojonegoro - Bondowoso - Jember - Jombang - Kediri - Lumajang - JUAL GETAH ASHITABA Madiun - Magetan - Caruban - Ngawi - Nganjuk - Pacitan - Pamekasan - Ponorogo - Probolinggo - Sampang - Situbondo - Sumenep - Trenggalek - Tulung Agung - Batu , JUAL GETAH ASHITABA Malang

GETAH ASHITABA MURAH SURABAYA

GETAH ASHITABA MURAH SURABAYA

JUAL GETAH ASHITABA Banjarnegara - Banyumas - Batang - Blora - Boyolali - Brebes - Cilacap - Demak - Grobogan - Jepara - Karang Anyar -Kebumen - Kendal - Klaten - Kudus - JUAL GETAH ASHITABA Magelang - Pati - Pekalongan - Pemalang - Purbalingga - Purworejo - Rembang -JUAL GETAH ASHITABA Semarang - Sragen - Sukoharjo - Tegal - Temanggung - Wonogiri -Wonosobo

JUAL GETAH ASHITABA YOGYAKARTA  - jogja - djogja - yogya - bantul - gunung kidul - kulon progo - sleman

JUAL GETAH ASHITABA Bandung - Bekasi - Bogor - Ciamis - Cianjur - Cirebon - Garut - Indramayu - Karawang - Kuningan - Majalengka - Pangandaran - Purwakarta - purwokerto - Subang - Sukabumi - Sumedang - Tasikmalaya - Cimahi - JUAL GETAH ASHITABA Depok - Banjar

JUAL GETAH ASHITABA JAKARTA barat kebun jeruk jakarta pusat Menteng jakarta selatan kebayoran baru jakarta timur jatinegara jakarta utara koja

JUAL GETAH ASHITABA Aceh Barat - Meulaboh - Aceh Barat Daya - Blangpidie - Aceh Besar - Kota Jantho -Aceh jaya - Calang - Aceh Selatan - tapak tuan - aceh singkil - tamiang-karang baru -aceh tengah - tekengon- aceh tenggara - kutacane - aceh timur - rayeuk - aceh utara - lhoksukan - bener meriah - simpang tiga redelong - bireuen-JUAL GETAH ASHITABA gayo lues-blang kejeren - nagan raya - suka makmue - pidie - sigli - pidie jaya - meureudu - simeulue - sinabang - banda aceh - langsa - lhokseumawe - sabang - subulussalam

JUAL GETAH ASHITABA ASLI

JUAL GETAH ASHITABA asahan - kisaran - batubara -limapuluh -dairi -sidikalang -deli serdang -lubuk pakam -humbang hasundutan- dolok sanggul- karo -kabanjahe- labuhanbatu- rantau prapat- labuhanbatu selatan -kota pinang- labuhanbatu utara- aek kanopan -langkat -stabat -mandailing natal -panyabungan- nias gunung sitoli -nias barat- lahomi -nias selatan -teluk dalam- nias utara- lotu -padang lawas -sibuhuan -padang lawas utara -gunung tua -pakpak bharat -salak- samosir- panguruan -serdang bedagai -sei rampah -simalungun -raya -tapanuli selatan -sipirok -tapanuli tengah- pandan -tapanuli utara -tarutung -toba samosir -balige- kota binjai -ginung sitoli -JUAL GETAH ASHITABA medan -padangsidempuan -pematangsiantar- sibolga- tanjungbalai -tebing tinggi

JUAL GETAH ASHITABA Agam- Lubuk basung -dharmasraya -pulau punjung -kepulauan mentawai - tuapejat -lima puluh kota -sarilamak -padang pariaman- parit malintang -pasaman- lubuk  sikaping -pasaman barat- simpang empat -pesisir selatan- painan -sijunjung -muaro sijunjung -solok -arosuka -solok selatan- padang aro -tanah datar- batusangkar- bukit tinggi -padang -padangpanjang -pariaman -payukumbuh- sawahlunto -JUAL GETAH ASHITABA solok

 

Nama Produk : GETAH ASHITABA
Isi Kemasan : 1 LITER
Harga : Rp 1.650.000
Berat : 1 KILO , GETAH ASHITABA YANG KAMI JUAL BERASAL DARI PULAU LOMBOK .

Ashitaba (Angelica keiskei Koidzumi) adalah salah satu jenis tanaman obat yang sangat populer di Jepang. Getah Ashitaba merupakan bahan baku utama produk obat-obatan, sementara daunnya adalah bahan baku Teh Herbal dan kopi Ashitaba (bubuk) yang berfungsi sebagai anti oxidant, anti inflammatory, anti turmorigenic, anti carcinogenic, anti microbial dan detoxifier, akarnyapun kini mulai dicari orang untuk digunakan sebagai campuran minuman. Kini tanaman ini dapat kita temukan di Desa Sembalun Lombok Timur. Dibawa oleh seseorang berkebangsaan Jepang pada sekitar Tahun 1994, sejak saat itu mulai dicoba dibudidayakan oleh petani lokal.

 Pembibitan TANAMAN ASHITABA

grosir ashitaba

Harga jual getah Ashitaba yang terhitung lumayan mahal sangat sebanding dengan usaha untuk mendapatkannya. Dari lahan seluas ± 200 m2, hanya mampu dihasilkan getah sebanyak 5 liter dalam waktu 1 bulan dengan 5 orang tenaga kerja. Keseluruhan proses dari penanaman hingga panen merupakan proses yang membutuhkan waktu, tenaga lebih-lebih kesabaran. Dimulai dengan proses pembibitan dari bunga pilihan yang membutuhkan waktu sekitar 2 minggu, kemudian dipindahkan kedalam plastik bibit dan dibiarkan disana selama 2 bulan sebelum akhirnya ditanam pada lahan yang sudah disiapkan. Setelah kurang lebih 4 sampai 5 bulan, tanaman Ashitaba pun siap dipanen untuk pertama kalinya.

Getah ASHITABA

Dalam satu pohon Ashitaba terdapat 3 sampai 5 pelepah daun, setiap pelepahnya (kecuali pelepah yang dirasa terlalu muda) bisa diambil getahnya dengan cara dipotong dengan pisau yang tajam kemudian ditinggalkan beberapa saat sampai semua getahnya terkumpul pada permukaan irisan, setelah itu getah dipindahkan ke dalam gelas dengan bantuan pisau yang sama. Satu pelepah hanya dapat dipanen 1 kali sehari.

Getah yang telah terkumpul tidak langsung dikemas untuk dijual karena masih mengandung air dan bakteri. Untuk itu, getah terlebih dahulu disaring kemudian dimasak terlebih dahulu. Air dimasak hingga mendidih di dalam wadah yang lebih besar dari wadah dimana getah ditampung, setelah air mendidih (± 100°C), wadah Ashitaba kemudian dimasukkan kedalamnya (level air harus sama tinggi dengan jumlah getah) dan dibiarkan selama 2 jam.

Wadah getah dikeluarkan, dibiarkan hingga dingin kemudian dituang kedalam botol dan tutup dengan rapat. Selama proses pemasakan terjadi penyusutan volume getah, dari 5 liter getah mentah menjadi 4.5 liter, besarnya volume penyusutan tergantung dari musim dan teknik pengambilan getah. Pada musim hujan getah mengandung kadar air yang jauh lebih tinggi daripada musim panas sehingga penyusutannya lebih besar. Karena tumbuhan ini termasuk tumbuhan yang tumbuh dengan baik pada udara dingin dengan air yang cukup, maka pada musim panas pengairan harus tetap dilakukan dengan rutin setiap 10 hari sekali.

Getah Ashitaba

getah ashitaba asli

Chalcone adalah cairan berwarna kuning cerah dan pekat pada ashitaba yang tidak terdapat pada tanaman sejenisnya. Menurut hasil penelitian Prof. Dr. Kimie Baba, Ph.D dari Osaka University of Pharmacy Jepang, pada chalcone terdapat dua senyawa flavonoid yaitu xantoangeol dan 4-hidrooxyricine. Senyawa inilah yang membedakan ashitaba dengan tanaman sejenisnya. Senyawa ini memiliki struktur molekul yang aktif dan merupakan antioksidan yang sangat potensial melebihi teh hijau dan kedelai. Senyawa chalcone ini mampu memulihkan fungsi tubuh dan mencegah kanker, sebagai bahan diuretik dan laksatif, memperbaiki proses metabolisme tubuh sebagai antibakteri ( Inamori, et al, 1991 ) Fungsi Utama Ashitaba Chalcone Sebagai antioksidan potensial, membantu melindungi organ tubuh dari kerusakan oleh radikal bebas dan memperlambat proses penuaan. Sebagai bahan detoksifikasi dengan berfungsi sebagai diuretic untuk membuang sisa racun dalam tubuh dan memperhalus gerakan usus. Membersihkan darah dan membantu melancarkan peredaran darah Mengatur kadar kolesterol, Mencegah kanker, Menurunkan tekanan darah, Mencegah osteoporosis, Mengatur gula darah, Mengurangi masalah alergi, Mempertajam penglihatan, Memperkuat kekebalan tubuh, Meningkatkan kemampuan daya ingat otak. Berfungsi sebagai anti bakteri dan antivirus, Mengurangi sakit otot dan sendi, Membantu metabolisme, Meningkatkan fungsi hati dan ginjal, Meredakan rasa nyeri Mengatasi sulit tidur, Membantu mengontrol berat badan, Mempercantik kulit dan rambut, Mengisi energi tubuh Menekan sekresi asam lambung dll.

 

Daun ASHITABA

Daun dari pelepah yang dipotong langsung diolah menjadi teh herbal. Daun segar dimasukkan ke dalam open pengering selama 2 hari hingga benar-benar kering dan dikemas pada hari ketiga, panen daun dapat dilakukan setiap 3 hari. Bagi yang lebih menyukai kopi, daun kering inipun dapat dijadikan sebagai alternatif pengganti kopi herbal yang menyehatkan. Daun kering ditumbuk hingga halus lalu diayak untuk mendapatkan bubuk daun Ashitaba yang lezat berkhasiat. Dari 1 kg daun kering, setelah ditumbuk akan menghasilkan 7.5 ons bubuk kopi herbal.

Produksi ASHITABA

Dalam satu bulan petani Ashitaba desa Sembalun mampu menghasilkan 20 liter Getah Ashitaba dan 200 kg Teh Herbal, sedangkan bubuk dan akar disesuaikan dengan permintaan.

 

Ashitaba/Anjelica adalah tanaman asli dari Jepang dikenal sebagai “Harta Karun” dan “Raja Sayur Mayur”. Menurut sejarah orang Jepang Ashitaba merupakan tanaman untuk panjang umur yang dulu dicari-cari oleh kaisar pertama Cina dari Dinasti Chin. Pada masa-masa jaman edo, Hachi Jo Islan Ashitaba juga dikenal sebagai jamu-jamuan Umur Panjang. Karena daya hidupnya yang kuat, bila dipetik daunnya hari ini maka daun muda yang baru akan bertunas esok harinya.

Ashitaba, termasuk jenis tumbuhan dari rumpun selecxi (celery).  Banyak bunga putihnya merekah di musin gugur setelah menanamnya selama 3 tahun. Bunga putih ini mengingatkan mahkota bidadari. Tidak salah jika nama latinnyapun berarti bidadari.
Banyak jamu-jamuan medis dari Radix Ashitaba sebagai dasar utama dari pengobatan resep china. Kandungan Beta Carotene pada Ashitaba lebih tinggi dibandingkan sayuran warna hijau maupun kuning.

Di Indonesia bisa tumbuh di daerah puncak atau yang berhawa dingin seperti di gunung Rinjani Lombok, Gunung Raung Banyuwangi Jawa Timur. Berdasarkan hasil penelitian dr. Okuyama dari Tokyo Meiji University of Pharmacy, ashitaba dapat mengobati :
a. penyakit hati,
b. kanker paru
c. kanker kulit.
d. glukoma,mata minus plus dan katarak

Penelitian dari dr. Yoshiko Inamoro dari Osaka University of Pharmacy, menyimpulkan bahwa ashitaba dapat mencegah pembekuan darah serta memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Ashitaba adalah sayuran hijau daun yang membersihkan, penuh nutrisi dan kaya serat, tinggi kandungan flavonoid antioksidan (chalcones) yang dapat mengurangi kerusakan sel akibat radikal bebas dan meningkatkan peredaran darah. Chalcones sebagai antioksidan yang aktivitasnya melebihi anggur merah, kedelai dan teh hijau.

Ketika ashitaba digunakan dalam produk kulit akan menghasilkan kulit yang lentur, bebas dari kulit berkerut. Ashitaba dapat menyembuhkan kulit mati yang menyebebakan warna kulit memudar atau pori-pori yang membesar. Ashitaba bersifat anti-bakterial dan anti-inflamasi sehingga tidak menyebabkan iritasi dan kulit memerah. Ashitaba dapat menyembuhkan luka, jerawat, goresan, gigitan serangga dan borok.

Ashitaba dapat mencegah infeksi dan melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh sinar matahari. Sesuai untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif dan kombinasi. Anti jamurnya dapat bekerja pada kaki atlit dan sesuai untuk kulit. Ketika ashitaba digunakan pada produk rambut dan kulit kepala akan melembabkan dan meminyaki kulit, dapat merangsang pertumbuhan rambut yang bersinar, banyak dan kuat.

Sebagai makanan, ashitaba terdiri dari vitamin A, B, B2, C, B12, besi dan potassium. Ashitaba termasuk dalam sayuran hijau paling populer di Jepang. Ashitaba baik untuk penglihatan, dapat menurunkan kolesterol dan tekanan darah, dapat mencegah kanker, memurnikan darah, detoksifier (pengeluaran racun) dan lain sebagainya.

Ashitaba adalah lactogate dan sebagai detoksifier dapat mengeluarkan logam berat seperti merkuri, timbal dan sebagainya yang dapat ditemukan pada air susu ibu (ASI) dan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ashitaba dapat memperbaiki fungsi organ, khususnya untuk hati dan ginjal. Dapat meningkatkan metabolisme untuk mengontrol berat badan dan menurunkan kadar gula darah, mempertinggi kemampuan badan untuk melawan penyakitnya sendiri.

Kandungan Klorofil pada ashitaba

Keampuhan ashitaba terungkap sejak era dinasti Ming (1518-1593). Saat itu para tabib meresepkan ashitaba untuk menghilangkan kesulitan menstruasi, memperlancar aliran darah, obat diuretik, dan memperlancar air susu ibu. Kerabat pegagan Centella asiatica itu juga berkhasiat antihipertensi sebagaimana dibuktikan Hirhosi Ogawa di Fakultas Kedokteran Kinki University, Osaka.

Senyawa 4-hydroxyderricin dalam getah kuning menekan tekanan darah sistolik. Faedah/manfaat lain mengurangi LDL (low density lipoprotein) atau kolesterol jahat dan trigliserida dalam hati tikus yang menderita stroke dan hipertensi. Ashitaba juga memiliki aktivitas antidiabetes. Kazuo Hida, herbalis di Jepang, menyebutkan 6 bulan setelah konsumsi ashitaba, kadar gula darah turun dari 400 mg/dl menjadi 150 mg/dl.

Khasiat sebagai antidiabetes dan antikolesterol itu juga dibuktikan oleh Wuryaning Setyawati, herbalis di Jakarta Utara. Menurut Tatsuji Enoki diBiotechnology Research Laboratories, Takara Bio Inc. Jepang, kandungan 4-hydroxyderricin (4-HD) dan xanthoangelol dalam ashitaba memiliki kemampuan seperti insulin sehingga dapat menurunkan kadar gula darah.
Tanaman dari Hachijo itu kaya klorofil , zat hijau daun yang berperan mengumpulkan dan menyimpan energi matahari. Menurut Dr Leenawati Limantara MSc, ahli klorofil dari Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, klorofil adalah pigmen utama yang terdapat pada tumbuhan, alga, dan bakteri fotosintetik. ‘Perannya sebagai antena penangkap cahaya dan pentransfer energi dalam proses fotosintesis,’ kata alumnus Kwansei Gakuin University, Kobe, Jepang, itu.
Klorofil merangsang produksi sel darah merah yang berperan membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Zat hijau daun itu pembersih darah dan hati serta mendorong pertumbuhan mikroorganisme baik dalam saluran pencernaan. Bahkan klorofil juga mampu meredam pertumbuhan sel kanker karena memiliki efek sitotoksik. Jurnal Riset Kedokteran dan Biologi Brasil mengungkapkan metode penanganan kanker paling mutakhir menggunakan 3 faktor yaitu fotosensitizer, cahaya tampak, dan oksigen.

Senyawa kimia fotosensitizer membunuh sel-sel kanker ketika disinari cahaya dengan panjang gelombang tertentu. Klorofil mampu menyerap cahaya dengan panjang gelombang maksimum 770 nm. Itu sebabnya pengobatan modern mempercayai klorofil sebagai penyembuh kanker yang aman dibandingkan obat kimia.
Angelica keiskei (Tanaman Ashitaba)  kaya betakaroten, vitamin B1, B2, B3, B5, B6, biotin, asam folik, dan vitamin C. Ia juga mengandung beberapa mineral seperti kalsium, magnesium, potasium, fosfor, seng, dan tembaga. Menurut Nurliani, ashitaba mengandung vitamin B12 yang biasanya ada pada hewan. Vitamin ini berfungsi untuk memproduksi sel darah merah, meningkatkan produksi hormon, memperkuat sistem imun tubuh dan meningkatkan daya pikir. Akar ashitaba mengandung furanokumarin yang berfungsi sebagai antikanker.

Ashitaba Mendapatkan Julukan Malaikat Penyembuh.
Dengan seabrek khasiat, pantas jika tanaman itu bernama Angelica keiskei Koidzumi. Bahasa Latin, angelica berarti malaikat. Keiskei untuk menghargai ahli botani Jepang pada abad ke-19, Ito Keisuke. Sosok tanaman itu mengingatkan kita akan seledri. Bedanya, ukuran ashitaba lebih besar, tinggi mencapai 1,2 m. Keduanya memang masih sekerabat, sama-sama anggota famili Apiaceae.
Pertumbuhan daunnya sangat cepat. ‘Sekarang daunnya dipetik, besok sudah mulai tumbuh lagi,’ kata Nurliani. Itulah sebabnya ia dijuluki tomorrow leaf. Bunganya hemaprodit karena organ jantan dan betina berada dalam satu bunga. Penyerbukan tanaman dataran tinggi itu dibantu serangga. Ia menyukai tempat yang terkena cahaya, tetapi mampu tumbuh di tempat ternaungi. Pada umur 4-6 bulan, daun dan getah malaikat penyembuh itu bakal mengobati beragam penyakit.

Berikut adalah detil kandungan Nutrisi Ashitaba per 100gram

Kandungan

Jumlah

Vitamin A

21300

IU
Vitamin B1

1.15

mg
Vitamin B2

1.97

mg
Vitamin B6

1.11

mg
Vitamin B12

0.04

ug
Vitamin C

330

mg
Vitamin E

25.6

mg
Biotin

28.5

ug
Serat

28.1

g
Total Karoten

38.3

mg
Asam pantotenat

3.48

mg
Protein

36.8

mg
Mangan

216

mg
Kalsium

478

mg
Zat besi

31.9

mg
Potasium

4.06

g
Sodium

365

mg

sumber tabel: Japan FDA OS

Sumber: http://www.trubus-online.co.id  

 

Berbagai riset ilmiah berhasil mengungkapkan tentang bermacam-macam keunggulan Ashitaba sebagai Herbal/Tanaman Obat (TO). Dalam salah satu abstrak penelitian misalnya, secara terang-terangan dinyatakan bahwa Ashitaba telah terbukti menunjukkan kemampuannya sebagai Antitumor, Antioksidan, Antidiabetes, dan daun segar serta bubuknya berguna sebagai makanan kesehatan (Angelica Keiskei has been shown to exhibit antitumor, antioxidant, and antidiabetic activities, and fresh leaves and dry powder are used for health food) (Lee HJ, Choi TW, Kim HJ, Nam D, Lee EH, Lee HJ, Shin EM, Jang HJ, Ahn KS, Shim BS, Choi SH, Sethi G, Ahn KS, 2010).

Selain itu, tidak sedikit penelitian ilmiah yang berhasil menemukan bukti yang meyakinkan bahwa Ashitaba juga berfungsi untuk Antihipertensi dan Antistroke serta Antiinflamasi, bahkan Antibakteri. Semua keunggulan tersebut merupakan fakta-fakta ilmiah bahwa Ashitaba mempunyai kemampuan Antiaging yang sangat tinggi.

Ashitaba Antikanker

Riset ilmiah yang memperkuat bahwa Ashitaba bersifat Antikanker adalah sebagai berikut:

  1. Toshihiro Akihisa, Takashi Kikuchi, Hisashi Nagai, Koichi Ishii, Keiichi Tabata and Takashi Suzuki,“4- Hydroxyderricin fromAngelica keiskei Roots Induces Caspase-dependent Apoptotic Cell Death in HL60 Human Leukemia Cells”, Journal of Oleo Science,College of Science and Technology, Nihon University, Vol. 60 2011, No. 2 71-77.
    Kesimpulan: 4-Hydroxyderricin may therefore hold promise as an effective antitumor agent.
  2. Shinsaku Takaoka, Hiroshige hibasami, Kazuya Ogasawara & Nami Imai, “Chalcones from Angelica Keiskei Induce Apotosis in stomach Cancer Cells”, Journal of herbs, Spices & Medicinal Plantss, Vol. 14, 2008.
    Kesimpulan: These findings suggest that growth inhibition by xanthoangelol and 4-hydroxyderricin result from the induction of apoptosis by these Chalcones.
  3. DR. Shoji Shibata, “Antitumorgenic Chalcones”, Shibata Laboratory of Natural Medicinal Material, Minophagen Pharmaceutical, Tokyo Japan, 2010.
    Kesimpulan: It is possible that this compound and other structurally related Chalcones may be developed as effective agents for cancer prevention.
  4. Tabata K, Motani K, Takayanagi N, Nishimura R, Asami S, Kimura Y, Ukiya M, Hasegawa D, Akihisa T, Suzuki T., “Xanthoangelol, a major Chalcone constituent of Angelica keiskei, induces apoptosis in neuroblastoma and leukemia cells.”, Biology & Pharmacy Bulletin, Clinical Pharmacy Center, College of Pharmacy, Nihon University, Chiba Japan, No. 8, 2005;1404-7.
    Kesimpulan: Therefore, xanthoangelol may be applicable as an effective drug for treatment of neuroblastoma and leukemia.
  5. Kimura Y, Taniguchi M, Baba K, “Antitumor and antimetastatic activities of 4-hydroxyderricin isolated from Angelica keiskei roots”, Journal of Planta Med.ica, Second Department of Medical Biochemistry, School of Medicine, Ehime University, Ehime, Japan, 2004 Mar;70(3):211-9.
    Kesimpulan: These results suggest that the antitumor and antimetastatic activities of 4-hydroxyderricin may be modulated by the immune system and the inhibition of angiogenesis.
  6. Saydam G, Aydin HH, Sahin F, Kucukoglu O, Erciyas E, Terzioglu E, Byukkececi F, Omary B,“Cytotoxic and inhibitory effects of 4, 4’-dihydroxy Chalcone (RVC-588) on proliferation of human leukimic HL-60 cells”, Journal of Leukimia Research, Department of Hematology, School of Medicine, Ege University, Izmir, Turkey, 2003, Jan;27(1):57-64.
  7. Aoki N, Muko M, Otha E, Otha S, C-geranylated Chalcones from the stems of Angelica keiskei with superoxide-scavenging activity, Journal of Natural Products. Nagahama Institute of Bio-Science and Technology, Nagahama, Shiga, Japan 2008 Jul;71(7):1308-10.
  8. Akihisa T, Tokuda H, Ukiya M, Iizuka M, Schneider S, Ogasawara K, Mukainaka T, Iwatsuki K, Suzuki T, Nishino H, “Chalcones, coumarins, and flavanones from the exudate of Angelica keiskei and their chemopreventive effects”, Cancer Letters, College of Science and Technology, Nihon University, Chiyoda-ku, Tokyo, 2003 Nov 25;201(2):133-7.
  9. Nishimura R, Tabata K, Arakwa M, Ito Y, Kimura Y, Akihisa T, Nagai H, Sakuma A, Kohno H, Suzuki T, “IsobavaChalcone, a Chalcone constituent of Angelica keiskei, induces apoptosis in neuroblastoma”, Biology & Pharmacy Bulletin, Research Unit of Clinical Medicine, College of Pharmacy, Nihon University, Funabashi, Chiba, Japan., 2007 Oct;30(10):1878-83.
    Kesimpulan: These results suggest that isobavaChalcone induces apoptotic cell death in neuroblastoma via the mitochondrial pathway and has no cytotoxicity against normal cells. Therefore, isobavaChalcone may be applicable as an efficacious and safe drug for the treatment of neuroblastoma.
  10. Akihisa T, Tokuda H, Hasegawa D, Ukiya M, Kimura Y, Enjo F, Suzuki T, Nishino H,“Chalcones and other compounds from the exudates of Angelica keiskei and their cancer chemopreventive effects.” Jounal of Natural Products, College of Science and Technology, Nihon University, Kanda Surugadai, Tokyo, 2006 Jan;69(1):38-42.
    Kesimpulan: Further, isobavaChalcone (4) exhibited inhibitory effects on skin tumor promotion in an in vivo two-stage mouse skin carcinogenesis test using 7,12-dimethylbenz[a]anthracene (DMBA) as an initiator and TPA as a promoter.
  11. Aoki N, Muko M, Ohta E, Ohta S, “C-geranylated Chalcones from the stems of Angelica keiskei with superoxide-scavenging activity”, Journal of Natural Products, Nagahama Institute of Bio-Science and Technology, Nagahama, Shiga, Japan, No.7 July 2008.
  12. Okuyama T, Takata M, Takayasu J, Hasegawa T, Tokuda H, Nishino A, Nishino H, Iwashima A, “Antitumor-promotion by principles obtained from Angelica keiskei”, Journal of Planta Medica, Department of Pharmacognosy and Phytochemistry, Meiji College of Pharmacy, Tokyo, Japan 1991 Jun;57(3):242-6.
    KesimpulanThese Chalcones may be useful to develop the effective method for cancer prevention.
  13. Motani K, Tabata K, Kimura Y, Okano S, Shibata Y, Nagai H, Akihisa T & Suzuki T,“Proteomic analysis of apoptosis induced by xanthoangelol, a major constituent of Angelica keiskei, in neuroblastoma,” Biology and Pharmacy Bulletin, Research Unit of Clinical Medicine, College of Pharmacy, Nihon University, Chiba, Japan., 2008, April 31 (4):618-26.
    Kesimpulan: These findings suggest that xanthoangelol induces apoptosis by increasing reactive oxygen species and targeting DJ-1, and such mechanism may be an effective therapeutic approach for advanced neuroblastoma.
  14. Ewelina Sziliszka, Zenon P Czuba, Bogdan Mazur, Lukaz Sedek, Andrzej Paradysz and Wojciech Krol, “Chalcones Enhance TRAIL-Induced Apoptosis in Prostate Cancer Cells”, International Journal of Molecular Science, Molecular Diversity Preservation International, Basel, Swtzerland, 2010.
  15. Quentin J, Desrivot J, Thoret S, Le Menez P, Cresteil T, Lewin G, “Synthesis and biological evaluation of series tangeretin derived Chalcone”, Bioorganic & Medicinal Chemistry Letters, Faculte de pharmacie, Univ. Paris, 2009.
  16. Kimura Y, Sumiyoshi M, Baba K, “AntiTumor actions of major component 3-O-acetylhamadoul of Angelica japonica roots through dual actions, ant-angiogenesis and intestinal intraepithelial lymphocyte activation”, Cancer Letters, Divisison of Biochemical Pharmacology, Departement of Basic Medical Research Craduate School of Medicine, Ehime University, Japan, Jun.8, 2008.
  17. Ducki, Forrest R, Hadfield JA, Kendall A, Lawrence NJ, McGown AT, Rennison D, “Potent antimitotic and cell growth inhibitory properties of substituted Chalcones”, Bioorganic & Medicinal Chemistry Letters, Dept. of Chemistry, Univ. of Manchester Institute of Science and Technology, UK, 1998: May 5; 8 (9):1051-6.
  18. Makita H, Tanaka T, Fujitsuka H, Tatematsu N, Satoh K, Hara A, Mori H, “Chemoprevention of 4-nitroquinoline 1-oxide-induced rat oral carcinogenesis by the dietary flavonoids Chalcone, 2-hydroxyChalcone, and quercetin”, Cancer Research, Gifu Univ. School of Medicine, Japan, 1996, Nov.1; 56(21):4904-9.
  19. Okuyama T, Takata M, Nishino H, Nishino A, Takayasu J, Iwashima A, “Studies on the antitumor-promoting activity of naturally occurring substances. II. Inhibition of tumor-promoter-enhanced phospholipid metabolism by umbelliferous materials”, Chemistry and Pharmacy Bullettin, Department of Pharmacognosy and Phytochemistry, Meiji College of Pharmacy, Tokyo, 1990, April; 38 (4): 1084-6.
  20. Hata K, Kozawa M, “Pharmacognostical Studies on Umbelliferious plants. XVIII. On the constituents of the roots of Angelica Keiskei Koidzumi”, Yakugaku Zasshi, 1961, Nov.81.
  21. Kozawa M, Morita N, Baba K, Hata K., “Chemical components of roots Angelica koidzumi. III. The structure of a new dihydrofurocoumarin”, Yakugaku Zasshi, 1978.
  22. Lawrence NJ, Rennison D, McGrown AT, Ducki S, Gul LA, Hadfield JA, Khan N, “Linked parallel synthesis and MTT bioassay screening of substituted Chalcones”, Journal of Combinatorial Chemistry, Department of Chemistry, Univ. Manchester Institute of Science and Technology, Manchester, UK, 2001, Sep-Oct;3(5):421-6.
  23. Nakatami N, Ichimaru M, Moriyasu M, Kato A, “Induction of apoptosis in human promylocytic leukemia cell line HL-60 by C-benzylated dihydroChalcones, uvaretin, isouvaretin and diuvaretin”, Biology and Pharmacy Bulletin, Department of Natural Medicinal Chemistry, Kobe Pharmaceutical University, Japan, 2005, Jan;28(1):83-6.
  24. De Vicenzo R, Scambia G, Benedetti Panici P, Ranelletti FO, Bonanno G, Ercoli A, Delle Monache F, Ferrari F, Piantelli M, Mancuso S, “Effect of synthetic and naturally occurring Chalcones on ovarian cancer cell growth: structure-activity relationships”, Journal of Anticancer Drug Research, Department of Gynecology, Centro Chimica dei Recettori C.N.R, Rome, Italy, 1995 Sep; 10(6):481-90.  KesimpulanOur data indicate that Chalcones could be considered as potential new anticancer drugs.

Ashitaba  Antidiabetes

Penelitian ilmiah yang memperkuat bahwa Ashitaba kaya insulin yang dibutuhkan bagi penderita penyakit diabetes adalah sebagai berikut:

  1. Enoki T, Ohnogi H, Nagamine K, Kudo Y, Sugiyama K, Tanabe M, Kobayashi E, Sagawa H, Kato I., “Antidiabetic activities of Chalcones isolated from a Japanese Herb, Angelica keiskei.”, Journal of Agriculture, Food and Chemistry, Biotechnology Research Laboratories, Takara Bio Inc, 2007.
    KesimpulanThe 4-HD (Chalcones of 4-hydroxyderricin) especially showed the preventive effects on the progression of diabetes in genetically diabetic KK-Ay mice.
  2. Enoki T; Ohnogi H; Nagamine K, “Antidiabetic activities of Chalcones isolated from a japanese herb, Angelica keiskei”, Journal of agricultural and food chemistry, 2007.
    Kesimpulan“Ashitaba”, Angelica keiskei, contained two major Chalcones of 4-hydroxyderricin (4-HD) and xanthoangelol that showed strong insulin-like activities via a pathway independent of the peroxisome proliferator-activated receptor-y activation”.
  3. Kawabata K, Sawada K, Ikeda K, Fukuda I, Kawasaki K, Yamamoto N, Ashida H., “Prenylated Chalcones 4-hydroxyderricin and xanthoangelol stimulate glucose uptake in skeletal muscle cells by inducing GLUT4 translocation”, WILEY-VCH Verlag GmbH & Co. KGaA, Weinheim, 2011.
    KesimpulanAshitaba is a promising functional food for the maintenance of the blood glucose level by inducing skeletal muscle-associated glucose uptake.

Ashitaba Antihipertensi & Antistroke

Fakta-fakta ilmiah yang berhasil digali melalui riset-riset ilmiah berikut menunjukkan bahwa Ashitaba benar-benar memiliki kemampuan Antihipertensi dan Antistroke.

  1. Ogawa H, Ohmo M, Baba K, “Hypotensive and lipid regulatory actions of 4-hydroyderricin, a Chalcone from Angelica keiskei, in stroke-prone spontaneously hypertensive rats”, Clinical and Experimental Pharmacology and Physiology, Department of Hygiene, Kinki University School of Medicine, Osaka, Japan, 2005, Jan-Feb, 32 (1-2):19-23.
  2. Nagata J, Morino T, Saito M, “Effects of dietary Angelica keiskei on serum and liver lipid profiles, and body fat accumulations in rats”, Journal of Nutrition Scientific Vitaminology, National Institute of Health and Nutrition, Tokyo, 2007 Apr; 53(2):133-7.
  3. Matsuura M, Kimura Y, Nakata K, Baba K, Okuda H, “Artery relaxation by Chalcones isolated from the roots of Angelica keiskei”, Journal of Planta Medica, School of Medicine, Ehime University, Japan, 2001, Apr;67(3):230-5.
  4. Shimizu E, Hayashi A, Takanashi R, Aoyagi Y, Murakami T, Kimoto K, “Effects of Angiotension I-Converting Enzyme inhibitor from Ashitaba (Angelica keiskei) on Blood Pressure of Spontaneously Hypertensive Rats”, Journal of Nutritional Science and Vitaminology, 1999, Vol. 45, No. 3, P. 375-383. KesimpulanIn this study, we found that ACE inhibitor from Ashitaba contributed to the control of blood pressure.
  5. Ogawa H, Nakamura R, Baba K, “Beneficial effect of laserpitin, a coumarin compound from Angelica keiskei, on lipid metabolism in stroke-prone spontaneously hypertensive rats”, Journal of Clinical and Experimental Pharmacology and Physiology, Kinki University School of Medicine, Osaka, Japan, 2005 Dec;32 (12):1104-9.
  6. Fujita T, Sakuma S, Sumiya T, Nishida H, Fujimoto Y, Baba K, Kozawa M, “The effects of xanthoangelol E on arachidonic acid metabolism in the gastric antral mucosa and platelet of the rabbit”, Journal of Communications in Chemical Pathology and Pharmacology, Osaka University of Pharmaceutical Sciences, Japan, 1992 Aug:;77(2):227-40.
  7. Chen Y, “Optimal conditions for identifying 80Br and 1281 in health food Angelica keiskei using rapid epithermal neutron activation”, Journal of Applied Radiation and Isotops, School of medical Iamaging Technique, Chung Shan Medical University, Taiwan, 2003 Apr;58(4):423-9.
  8. Ogawa H, Nakashima S, Baba K, “Effects of dietary Angelica keiskei on lipid metabolism in stroke-prone spontaneously hypertensive rats”, Journal of Clinical and Experimental Pharmacology and Physiology, Department of Hygiene, kinki University School of Medicine, Japan, 2003 Apr;30(4):284-8.
  9. Sugii M, Ohkita M, Taniguchi M, Baba K, Kawai Y, Tahara C, Takaoka M, Matsumura Y,“Xanthoangelol D isolated from the roots of Angelica keiskei inhibits endothelin-1 production through the suppression of nuclear factor-kappaB.”, Biology and Pharmacy Bulletin, Department of Pharmacology, Osaka University of Pharmaceutical Science, Japan, 2005 Apr;28(4):607-10.

Ashitaba Antiinflamasi & Antioksidan

Hasil penelitian para ahli berikut menunjukkan bahwa Ashitaba juga bermanfaat sebagaiAntiinflamasi dan Antioksidan:

  1. Lee HJ, Choi TW, Kim HJ, Nam D, Lee EH, Lee HJ, Shin EM, Jang HJ, Ahn KS, Shim BS, Choi SH, Sethi G, Ahn KS, “Antiinflammatory activity of Angelica keiskei through suppression of mitogen activated protein kinases and nuclear factor-kappaB activation pathways, “Journal of Medicinal Food, 2010 Jun;13(3):691-9. Source: Department of Oriental Pathology, College of Oriental Medicine, Kyung Hee University, Republic of Korea.
  2. Park PH, Kim HS, Jin XY, Jin F, Hur J, Ko G, Sohn DH, “KB-34, a newly synthesized Chalcone derivative, inhibits lipopolysaccharide-stimulated nitric oxide production in RAW 264.7 macrophages via heme oxygenase-1 induction and blockade of activator protein-1”, European Journal of Pharmacology, 2009 Mar 15;606 (1-3): 215-24. Source: College of Pharmacy, Medicinal Resources Institute and Research Institute and Institute of Pharmaceutical Research and Development, Wonkwang University, South Korea.
  3. Bandgar BP, Gawande SS, “Synthesis and biological screening of combinatorial library of beta-chlorovinyl Chalcones as anticancer, Antiinflammatory and antimicrobial agents”, Journal of Bioorganic & Medicinal Chemistry, 2010 Mar 1; 8(5):2060-5. Source: Organic Chemistry Research Laboratory, School of Chemical Sciences, Solapur University, India.
  4. Murakami S, Kijima H, Isobe Y, Muramatsu M, Aihara H, Otomo S, Baba K, Kozawa M,“Inhibition of gastric H+, K(+)-ATPase by Chalcone derivatives, xanthoangelol and 4-hydroxyderricin, from Angelica keiskei koidzumi”, Journal of Pharmacy and Pharmacology, Research Center, Taisho Pharmaceutical Co. Ltd, Saitama, Japan, 1990, Oct;42(10):723-6.
  5. Park JC, Park JG, Kim HJ, Hur JM, Lee JH, Sung NJ, Chung SK, Choi JW, “Effects of extract from Angelica keiskei and its component, cynaroside, on the hepatic bromobenzene-metabolizing enzyme system in rats,” Journal of Phytotherapy Research, Department of Orienral Medicine Resources, Sunchon National University, Republic of Korea, 2002, Mar;16 Suppl.1:S24-7.

Berdasarkan data dari berbagai hasil penelitian ilmiah, terlihat jelas bahwa Tanaman Obat Ashitaba mempunyai kemampuan Antikanker, Antidiabetes (tanaman insulin), Antihipertensi, Antistroke, Antiinflamasi, Antioksidan, dan Antiaging. Semua kemampuan tersebut menunjukkan bahwa Ashitaba sangat bermanfaat untuk dipergunakan dalam upaya turut membantu pencegahan dan penyembuhan penyakit-penyakit degeneratif.

Sumber: BAPETRO (balai pengembangan tanaman obat dan aromaterapik)

 

JUAL GETAH ASHITABA BEngkalis Indragiri Hilir Tembilahan Indragiri hulu rengat kampar bangkinang kuantan singingi taluk kuantan pelalawan pangkalan kerinci rokan hilir ujung tanjung bagan siapi-api rokan hulu pasir pengaraian siak siak sri indrapura kepulauan meranti selat panjang kota dumai JUAL GETAH ASHITABA pekanbaru

JUAL GETAH ASHITABA bintan bandar seri bentan karimun balai karimun kepulauan anambas terempa lingga daik natuna ranai bunguran timur JUAL GETAH ASHITABA batam tanjung pinang

JUAL GETAH ASHITABA JAMBI Batanghari muara bulian bungo muara bungo kerinci siulak merangin bangko muaro jambi sengeti sarolangun tanjung jabung barat kuala tungkal tanjung jabung timur muara sabak tebo jambi sungai penuh

JUAL GETAH ASHITABA bengkulu selatan kota manna bengkulu tengah karang tinggi bengkulu utara arga makmur kaur bintuhan kepahiang lebong muara aman mukomuko rejang lebong curup seluma tais kota bengkulu

JUAL GETAH ASHITABA banyuasin pangkalan balai empat lawang tebing tinggi lahat muara enim musi banyuasin sekayu musi rawas muara beliti baru ogan ilir indralaya ogan komering ilir kota kayu agung ogan komiring ulu baturaja ogan komering ulu selatan muaradua ogan komering ulu timur martapura lubuklinggau pagar alam palembang prabumulih penukal abab lematang ilir

JUAL GETAH ASHITABA BANGKA BELITUNG JUAL GETAH ASHITABA  bangka sungai liat bangka barat toboali bangka selatan mentok bangka tengah koba belitung tanjung pandan belitung timur manggar pangkal pinang

JUAL GETAH ASHITABA lampung tengah gunung sugih lampung utara kotabumi lampung selatan kalianda lampung barat liwa tulung bawang menggala tanggamus kota agung way kanan blambangan umpu lampung timur sukadana pesawaran gedong tataan pringsewu mesuji tulang bawang barat tulang bawang tengah pesisir barat krui JUAL GETAH ASHITABA bandar lampung kota metro

JUAL GETAH ASHITABA BALI JUAL GETAH ASHITABA Badung Bangli Buleleng Singaraja Gianyar jembrana negara karangasem klungkung tabanan JUAL GETAH ASHITABA denpasar

JUAL GETAH ASHITABA Bima Raba Dompu JUAL GETAH ASHITABA Lombok Barat JUAL GETAH ASHITABA Mataram Lombok tengah Praya Lombok timur selong lombok utara tanjung sumbawa sumbawa besar sumbawa barat taliwang

JUAL GETAH ASHITABA Alor Kalabahi Belu Atambua Ende Flores Timur Larantuka Kupang Lembata Lewoleba Manggarai Ruteng Manggarai barat labuan bajo manggarai timur borong ngada bajawa nagekeo mbay rote ndao baa sabu raijua seba sikka maumere sumba barat waikabubak sumba barat daya tambolaka sumba tengah waibakul sumba timur waingapu timor tengah selatan soe timor tengah utara kefamenanu kupang malaka

JUAL GETAH ASHITABA KALIMANTAN BARAT KALBAR

Bengkayang Kapuas Hulu putussibau kayong utara sukadana ketapang kubu raya sungai raya landak ngabang  melawi nanga pinoh JUAL GETAH ASHITABA pontianak mempawah sambas sanggau sekadau sintang pontianak singkawang

JUAL GETAH ASHITABA Balangan paringin banjar martapura barito kuala marabahan hulu sungai selatan kandangan hulu sungai tengah barabai hulu sungai utara amuntai kotabaru tabalong tanjung tanah bumbu batulicin tanah laut pelaihari tapin rantau banjarbaru JUAL GETAH ASHITABA banjarmasin

JUAL GETAH ASHITABA barito selatan buntok barito timur tamiang layang barito utara muara teweh gunung mas kuala kurun kapuas kuala kapuas katingan kasongan kotawaringin barat pangkalan bun kotawaringin timur sampit lamandau nanga bulik murung raya purukcahu pulang pisau sukamara seruyan kuala pembuang palangkaraya JUAL GETAH ASHITABA palangka raya

JUAL GETAH ASHITABA Berau tanjungredep kutai barat sendawar kutai kartanegara tenggarong kutai timur sangatta paser tanah grogot penajam paser utara balikpapan bontang samarinda mahakam ulu

JUAL GETAH ASHITABA Bulungan tanjungselor malinau nunukan tana tidung tideng pale tarakan

JUAL GETAH ASHITABA GORONTALO Boalemo Marisa tilamuta bone bolango suwawa gorontalo utara kwandang pohuwato marisa

JUAL GETAH ASHITABA Bantaeng barru bone watampone bulukumba enrekang gowa sungguminasa jeneponto kepulauan selayar benteng luwu belopa luwu timur malili luwu utara masamba maros turikale pangkajene pinrang sidenreng rappang pangkajene sidenreng sinjai soppeng watan soppeng takalar pattalassang tana toraja makale toraja utara rantepao wajo sengkang JUAL GETAH ASHITABA makassar palopo parepare

JUAL GETAH ASHITABA Bombana Rumbia Buton pasarwajo buton utara buranga kolaka kolakautara lasusua konawe unaaha konawe selatan andolo konawe utara wanggudu muna raha wakatobi wangi-wangi bau-bau kendari kolaka timur tirawuta

JUAL GETAH ASHITABA Banggai luwuk banggai kepulauan buol donggala morowali  bungku parigi moutong poso tojo una una toli toli sigi palu banggai laut

JUAL GETAH ASHITABA bolaang mongondow kotamobagu bolaang mongondow selatan bolaang uki bolaang mongondow timur tutuyan bolaang mongondow utara boroko kepulauan sangihe tahuna kepulauan siau tagulandang biaro ondong siaou kepulauan talaud melonguane minahasa tondano minahasa selatan amurang minahasa tenggara ratahan minahasa utara airmadidi bitung kotamobagu manado tomohon

JUAL GETAH ASHITABA Majene mamasa mamuju mamuju utara pasangkayu polewali mandar mamuju tengah

JUAL GETAH ASHITABA MALUKU Buru selatan namlea namrole kepulauan aru dobo maluku barat daya tiakur kecamatan moa lakor maluku tengah masohi maluku tenggara langgur maluku tenggara barat saumlaki seram bagian barat piru seram bagian timur bula ambon tual

JUAL GETAH ASHITABA Halmahera barat jailolo halmahera tengah weda halmahera utara tobelo halmahera selatan labuha kepulauan sula sanana halmahera timur maba pulau morotai morotai selatan ternate tidore kepulauan soasiu pulau taliabu

JUAL GETAH ASHITABA Asmat Agats biak numfor biak boven digoel tanah merah deiyai tigi dogiyai kigamani intan jaya sugapa jayapura sentani jayawijaya wamena keerom waris kepulauan yapen serui lanny jaya tiom mamberamo raya burmeso mamberamo tengah kobakma mappi kepi merauke mimika timika nabire nduga kenyam paniai enarotali pegunungan bintang oksibil puncak ilaga puncak jaya kotamulia sarmi supiori sorendiweri tolikara karubaga waropen botawa yahukimo sumohai yalimo elalim JUAL GETAH ASHITABA jayapura

JUAL GETAH ASHITABA fakfak kaimana manokwari selatan ransiki maybrat kumurkek pegunungan arfak anggi  raja ampat  waisai sorong selatan teminabuan tambrauw fef teluk bintuni teluk wondama rasiei

Price: Rp.1,650,000.00